Langsung ke konten utama

Fear Street Part 1, 2 & 3

Assalamu'alaikum para pembaca semua, semoga sehat-sehat saja ya dan betah untuk menunggu artikel-artikel terbaru dari blog ini hehe.

Oke kali ini saya akan mengulas film lagi yang bergenre horor dan thriller. Yaitu serial film Fear Street, film garapan Netflix ini memiliki 3 bagian yang mana saling berhubungan dan setiap karakternya juga memiliki ikatan yang kuat di setiap filmnya.

Kisahnya bermula saat ada sebuah pembunuhan yang terjadi di Mall di kota Shady Side. Pembunuhan tiba-tiba yang menewaskan beberapa orang itu langsung menggemparkan seisi kota karena hal ini tidaklah sesuatu yang baru.

Beberapa tahun sekali pasti ada kejadian pembunuhan yang serupa dan motifnya mirip, para pembunuh itu seperti kerasukan sesuatu lalu membunuh korbannya. Di kota sebelah ada alah Sunny Vale yang merupakan kebalikan dari kota sebelahnya. Di Sunny Vale, semua terasa tenang dan aman tenteram tidak seperti Shady Side.

Oke, mungkin hanya itu alur cerita yang bisa saya bocorkan, agar tidak merusak pengalaman menonton kalian hehe. Alur waktu dari ketiga film ini adalah alur campuran. Dalam film pertama dan kedua kita akan diceritakan bagaimana fenomena-fenomena pembunuhan berantai ini dapat terjadi dan pada film ketiganya kita akan mengetahui siapa sebenarnya pelaku utama yang menyebabkan mimpi buruk ini.

Akting dan cerita dari film ini memang patut diacungi jempol, karena membawa kita untuk terus penasaran akan yang terjadi selanjutnya. Belum lagi ketika setiap misteri yang ada mulai terkuak satu persatu dan kemudian menjadi lengkap, wuihh kalian harus tonton sendiri untuk merasakan sensasinya hehe.

Film ini memiliki banyak plot yang tak terduga yang membuat kita berprasangka akan siapa dalang dibalik semua itu. Semua pembunuh berantai yang ada juga begitu ikonik dan unik untuk disimak walau tidak semuanya dijelaskan latar belakangnya.

Intinya ini adalah film bagus bagi kalian yang memang suka film bergenre horor dan thriller, ketiga film ini juga bisa kalian saksikan di aplikasi streaming Netflix. Selamat menikmati ya, bagi yang sudah nonton, boleh tulis komentar di bawah ya. Semoga bermanfaat. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Gambar : Google

Komentar

Masih Hangat

Ketenangan Jiwa

Gambar : Telegram Channel Pixel Art Keheningan malam membawaku pada lamunan yang tak berakhir, bus malam yang kunaiki berjalan melewati kota yang tenang, melihat jalanan dengan lampu neon, pikiranku tengah gusar. Toko dan ruko terus kami lewati, tidak banyak hal menarik yang ku alami belakangan ini. Sambil melihat bangku-bangku sekitarku, di mana beberapa dari penumpang sudah mulai tidur, ada juga yang masih memegang gawainya dan bermain game online. Aku sedang melarikan diri dari hubungan dengan teman-temanku, pergi jauh ke suatu tempat yang tenang. Agar tiada lagi yang mengusik, libur kuliah semester ini kuhabiskan di kota sebelah, tempat Kakek dan Nenek berada. Lagi pula kedua orang tua itu sudah lama merindukan kepulangan cucu tercintanya. Bus sudah mulai masuk ke gerbang bertuliskan desa Maju Sari, suasana saat malamnya cukup membuatku bergidik ngeri. Suara jangkrik dan kodok saling bersahutan, biasanya hal itu tidak mengganguku, mungkin karena sudah terbiasa mendengar...

Peringkat Pemburu Iblis di Kimetsu No Yaiba tidak Relevan

Assalamu'alaikum para pembaca semuanya, selamat datang kembali di blog sederhana kami yaitu Life Inspiration Journal. Semoga betah ya berlama-lama sambil membaca tulisan-tulisan kami di sini hehe. Oke, sesuai judul. Topik bahasan saya dalam artikel kali ini adalah mengenai hobi saya yaitu menonton serial animasi Jepang atau biasa kita kenal dengan Anime. Sebagai seorang 'Wibu' saya cukup banyak menonton berbagai macam genre dan tema dari animasi Jepang tersebut.  Salah satunya yang akan saya bahas kali ini mengenai Kimetsu No Yaiba atau Demon Slayer. Yupz, ini adalah salah satu anime favorit saya beberapa waktu lalu sejak pertama kali menonton musim pertamanya. Komiknya sudah tamat beberapa waktu lalu jadi saya sudah tahu keseluruhan alur cerita yang dibawakan. Tanpa berlama-lama lagi, mari kita mulai pembahasannya. Sebenarnya topik dari pembahasan ini juga dibahas oleh beberapa Youtuber anime dalam negeri, silakan teman-teman cek sendiri ya ke kanal Youtube mer...

Apa Tujuan Bloger ini?

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, Hallo sobat blogger, perkenalkan saya adalah salah satu anggota di blogger life inspiration journal, baik langsung saja untuk lebih akrabnya teman-teman boleh memanggil saya dengan nama Laras.  Baiklah hal pertama : Kenapa membuat group ini? Oke, teman-teman group ini sebenarnya sudah lama dibuat dan di aktifkan melalui watsapp, sejak 15/07/2022. Hanya saja memang belum terlalu produktif dalam kegiatan membaca ataupun menulis. Untuk itu, inilah alasan : kenapa sih buat group blogger ini? Nah ini dia, supaya kita-kita dapat aktif dalam berkontribusi memaksimalkan tulis menulis. Selain itu juga, dengan adanya group ini diharapkan kedepannya kita akan kedatangan member-member baru yang siap dan minat dalam mengapresiasi dan mensuport kegiatan berliterasi ini. So sebenarnya di Indonesia ini sudah ada wadah yang sangat besar untuk menampung karya-karya penulis, yaitu KMO indonesia. Namun di group ini kita hanya berusaha membuat lin...

Resident Evil : Welcome to Racoon City

Assalamu'alaikum para pembaca semuanya, semoga kalian selalu sehat wal afiat ya. Kali ini saya ingin menuliskan resensi atau ulasan dari film yang saya tonton beberapa waktu lalu. Baru sempat saya tulis sekarang hehe. Oke, sesuai judul artikel ini bahwa saya akan membahas tentang film Resident Evil yang baru saja rilis beberapa waktu lalu. Ini merupakan film yang berbeda dari film-film Resident Evil yang diperankan oleh Mila Jovovich dan benar-benar dibuat mengikuti cerita yang ada dalam serial gamenya. Film ini berlatar pada serial game Resident Evil 1 dan 2 di mana Chris Redfield ditugaskan menyelidiki sebuah bangunan bersama teman-temannya dan Claire Redfield adiknya datang ke kota Racoon untuk memberi tahukan kabar yang tidak mengenakkan tentang wabah berbahaya yang akan menimpa kota itu. Namun Chris tidak mendengarkan dan tetap menjalankan tugasnya sebagai polisi. Oke, cukup sekian sedikit alur cerita dari film ini. Menurut saya semua unsur film ini cuk...

Gantungan Baju

Gambar : Telegram Channel Pixel Art Apa yang kalian tentang aku? Apa kalian hanya berpikir bahwa aku ada hanya untuk menjadi penyangga pakaian-pakaian basah hasil cucian kalian? Tentu saja tidak. Aku dan kaumku adalah pahlawan tanpa tanda jasa di rumah-rumah kalian. Karena tanpa kami, kalian tidak akan bisa menggunakan baju, celana, dasi dan banyak lagi hal yang diperlukan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Jadi, tolong hargai kami ya. Bentuk dan jenis kami juga cukup beragam. Mulai dari ukuran sedang hingga cukup besar, dari berbahan plastik hingga besi dan kawat. Beberapa dari kami malah dijadikan senjata untuk memberi pelajaran dari orang tua pada anak-anak mereka yang nakal.  Umur kami juga bisa dikatakan beragam karena berbagai jenis dari pembuatan tadi, harga di pasaranlah yang menentukan nilai kami bagi mereka yang memutuskan membeli kami. Kecil-kecil kami tetaplah berguna dan dapat tahan seharian dijemur dalam terik matahari yang membakar kulit. Tapi bila ti...